• Home
  • /
  • KONSTRUKSI
  • /
  • Karakteristik Jenis Beton Untuk Pembuatan Kolam Renang Anti Rembes

Karakteristik Jenis Beton Untuk Pembuatan Kolam Renang Anti Rembes

Beton merupakan material konstruksi yang umum digunakan dalam berbagai proyek pembangunan. Beton merupakan campuran antara agregat pasir, semen, kerikil dan agregat lain serta air. Beton tersebut akan mudah menjadi kering dan keras sehingga disebut juga dengan batu buatan. Beton yang bagus adalah beton yang tidak terpisah antar agregat, tahan aus, kuat, dan tahan lama.

Beton dapat digunakan dalam berbagai bangunan termasuk pembuatan kolam renang. Kolam renang dapat menggunakan jenis beton khusus agar tidak terjadi rembesan atau retakan. Untuk mencegah dan memperbaiki retakan biasanya dilakukan injeksi beton.

Karakteristik Beton Kolam Renang

Penggunaan beton kolam renang tidak bisa disamakan dengan beton biasa mengingat fungsinya yang berbeda. Beton kolam renang dibuat dengan tujuan mengurangi resapan dan tahan terhadap air. Beton kolam renang sebaiknya memiliki mutu K-225 sehingga mampu menahan tekanan beton.

Beton untuk kolam renang dapat dibeli dari berbagai penyedia jasa atau bisa dibuat sendiri dengan memperhatikan panduan yang banyak tersedia. Beton yang digunakan dalam pembuatan kolam renang adalah beton yang cepat kering. Superplasticizer merupakan bahan tambahan yang dapat digunakan untuk mempercepat pengeringan pada beton.

Baca juga: 7 Inspirasi Interior Kantor Anti Bosan

Beton kolam renang idealnya dikerjakan dalam satu hari. Pengerjaan yang tidak selesai dalam satu hari akan mempengaruhi kualitas beton nantinya. Apabila kolam renang terlalu luas sehingga tidak selesai satu hari maka lakukanlah sambungan dihari berikutnya. Sambungan pada beton dapat menggunakan bahan waterstop. Bahan ini mampu menahan air agar tidak rembes melalui sambungan beton.

Beton yang sudah selesai dalam pengerjaan sebaiknya dilakukan pengecekan kembali. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui keretakan-keretakan yang dapat menyebabkan rembes. Apabila ditemukan retakan pada beton maka solusi yang dapat di rekonstruksi dengan melakukan injeksi beton.

Injeksi beton berfungsi memperbaiki struktur beton yang mengalami kerusakan maupun retakan. Kegiatan ini akan membuat beton kembali rapat dan merekat kembali sehingga air tidak akan merembes. Setelah proses selesai kemudian lanjutkan dengan proses pelapisan kedua dengan menggunakan bahan dasar semen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top