• Home
  • /
  • WISATA
  • /
  • Keunikan yang Ditawarkan Desa Wisata Budaya Panglipuran Bali

Keunikan yang Ditawarkan Desa Wisata Budaya Panglipuran Bali

Keunikan yang Ditawarkan Desa Wisata Budaya Panglipuran Bali

Liburan ke Bali bersama jasa dari pusat sewa bus pariwisata terbaik tak melulu mengantarkan Anda untuk datang ke pantai-pantai cantiknya. Bali yang selalu dibanjiri wisatawan ternyata senantiasa berupaya menyuguhkan destinasi wisata baru. Sebagai alternatif dari pantai eksotik Pulau Dewata bisa mampir ke Desa Panglipuran. 

Daya tarik yang disuguhkan Desa Panglipuran 

Nama desa wisata ini semakin dikenal publik setelah dijadikan lokasi syuting salah satu judul FTV. Tak pelak semakin banyak orang mencoba mendatanginya ketika menikmati liburan di Pulau Bali. Apalagi desa budaya ini masuk ke wilayah Bali Timur yang dikenal masih kental mempertahankan budaya tradisional. 

Panglipuran masuk ke dalam Kabupaten Bangli di Bali Timur, dan disini menjadi salah satu destinasi wisata desa budaya. Masuk kesini tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam karena biaya tiketnya hanya Rp 15.000 untuk dewasa dan Rp 10.000 saja untuk anak-anak. Keunikan dari desa wisata budaya ini cukup banyak, dimulai dari bentuk bangunan masyarakat setempat. 

Berbeda dengan Denpasar yang sudah tampil modern, disini bisa dilihat bagaimana bangunan rumah tradisional khas Bali. Tak hanya satu atau dua rumah namun semua rumah sejak masuk ke pintu gerbang memiliki desain serupa. Meski begitu bukannya nampak aneh malah nampak apik dan mempesona, apalagi berpadu dengan hijaunya lingkungan sekitar. 

Keunikan lain di Panglipuran ini adalah sebagian besar wilayahnya merupakan hutan bambu. Panglipuran sendiri memiliki luas sekitar 112 hektar dan 40% diantaranya merupakan hutan bambu. Penduduk di desa wisata inipun kebanyakan menggeluti profesi sebagai pengrajin bambu, sebagian yang lain menjadi petani dan beternak. 

Meski sebagian besar wilayahnya merupakan hutan bambu namun penduduk setempat melarang menebang pohon bambu sembarangan. Perlu diketahui pula bahwa masyarakat di Panglipuran sangat menghormati alam. Tak hanya itu, masyarakat disana juga sangat menghormati wanita. Hal ini terlihat dari adanya larangan bagi para pria untuk melakukan poligami. 

Masyarakat setempat juga memiliki minuman khas dan wajib dicoba, yakni cemceman yang sekilas memiliki rasa mirip dengan air tape. Bagaimana, tertarik untuk mampir kesini? Silahkan menyiapkan waktu kunjungan dan pesan layanan sewa bus pariwisata agar lebih nyaman dan personal. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top