Ini Loh Tips Jitu Memulai Bisnis Percetakan

Jika kamu memiliki skill dalam edit foto, maka kamu bisa mencoba untuk buka usaha percetakan. Mungkin terdengar berat, namun jika kamu bisa menentukan strategi yang baik, justru bisnis percetakan akan membawamu pada keuntungan yang sangat menggiurkan. Memang, untuk membuka usaha percetakan tidaklah mudah. Pasalnya, kamu harus memikirkan semuanya, mulai dari modal, sistem kerjanya hingga cara mencari pelanggan. Tapi jangan berkecil hati dulu, karena melalui artikel ini kami akan membantu kamu untuk memulainya. Ada tujuh tips bisnis percetakan lanyard jakarta yang akan kami ulas dalam memulai bisnis percetakan, mulai dari memikirkan modal hingga cara mempertahankan pelanggan agar tetap setia menggunakan jasa percetakan kamu. 

7 Tips Dalam Memulai Bisnis Percetakan

1. Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya

Jika kamu adalah seseorang yang awam dalam bisnis ini maka disarankan untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya. Informasinya seputar bisnis percetakan, terutama soal modal. Semua bisnis pasti dimulai dengan modal. Maka dari itu, kamu harus tahu dulu berapa modal atau harga id card printer yang dibutuhkan untuk mulai bisnis percetakan. Setelah punya rancangan modal, barulah kamu bisa memulai bisnis dengan mencari informasi seputar sistem kerjanya, peralatan yang dibutuhkan, hingga jenis percetakan apa yang akan kamu lakukan. 

Selain itu, kamu juga perlu mengetahui keahlian yang dibutuhkan dalam bisnis percetakan. Jika kamu tidak pernah bekerja di percetakan, alangkah baiknya kamu mengikuti kursus terlebih dahulu. Opsi lainnya, kamu bisa menyewa pekerja yang sudah berpengalaman di bidang percetakan. Tapi opsi ini tentu membutuhkan modal ekstra. Jadi, pikirkan baik-baik, ya.

2. Vendor adalah kawan

Jangan pernah menganggap vendor adalah pesaing. Rangkul semua vendor kamu untuk mempermudah usaha cetak id card jakarta pusat untuk kamu. Disarankan untuk menjalin kerjasama yang baik dengan vendor yang sudah berpengalaman dalam usaha percetakan. Biasanya, vendor yang sudah berpengalaman memiliki informasi dan tips yang sangat bermanfaat lho, misalnya vendor tersebut tahu setiap jenis kertas yang bagus dengan harga yang relatif terjangkau. Dengan demikian, kamu bisa menekan biaya produksi, kan? Tapi, tetap harus berhati-hati dalam memilih vendor, ya.

3. Memahami proses produksi

Tidak ada yang mudah kalau soal bisnis. Setiap usaha apapun pasti memiliki persaingan yang ketat. Agar kamu bisa bertahan dengan persaingan yang ketat, kamu perlu memahami proses kerjanya, pun begitu dalam memulai usaha percetakan. Pahami proses produksinya, bukan dihafal, ya. Pasalnya, usaha percetakan print id card jakarta juga mengikuti perkembangan zaman. Jadi, kamu tidak bisa stuck mengikuti proses produksi dengan gaya lama. Untuk bisa memahami proses produksinya, kamu bisa memulainya dengan terbiasa mengoperasikan alat-alat percetakan yang kamu miliki.

4. Buat rancangan bisnis yang jelas

Bisnis tidak akan berhasil tanpa adanya rancangan bisnis. Rancangan bisnis ini akan menjadi acuanmu dalam menjalankan usaha. Di dalam rancangan bisnis, kamu bisa membuat skema soal modal usaha. Nah, modal usaha tersebut bisa kamu bagi-bagi dalam beberapa kategori, misalnya membeli peralatan, menyewa tempat, biaya operasional, hingga hal remeh seperti membeli cemilan pun harus masuk dalam rancangan bisnis. Dengan begitu, kamu bisa mengontrol bisnis yang kamu jalankan dan modal usaha kamu tidak terbuang secara sia-sia.

5. Promosikan bisnismu

Sudah punya informasi, tahu cara kerjanya, paham akan proses produksinya, dan punya rancangan bisnis, kini saatnya mulai promosikan bisnis kamu. Jika kamu terbatas akan dana, sebaiknya manfaatkan promosi gratis lewat sosial media. Kamu bisa memanfaatkan Instagram, Facebook, Twitter, dan sosial media lainnya dengan membuat akun khusus. Dalam akun khusus bisnis tersebut, kamu bisa menyelipkan contoh produk. Jangan lupa untuk mencatumkan harga, keunikan, dan kelebihan dari produk kamu. Usahakan buat iklan semenarik mungkin agar calon pelanggan mau menggunakan jasa kamu. 

6. Pertahankan kualitas

Jika kamu sudah memiliki pelanggan dan mereka puas akan hasil kerjaan kamu, pertahankan. Kalau perlu, kamu bisa tingkatkan kualitas hasilnya. Jangan menyepelekan setiap pesanan, mau itu pesanan kecil atau pun besar. Perlakukan semua pelanggan dengan adil dan sama rata. Dengan begini, kamu bisa mempertahankan pelanggan dan usaha kamu mungkin berpotensi untuk dilirik oleh investor.

7. Pantang menyerah

Tidak ada usaha yang selalu berjalan mulus. Kegagalan adalah hal yang wajar dalam menjalankan usaha. Namun, kegagalan tersebut jangan membuat kamu menyerah di tengah jalan. Kamu harus siap dalam kondisi terburuk. Makanya, ada yang disebut dengan rancangan bisnis. Di dalam rancangan bisnis itu juga biasanya ada plan B yang bisa diandalkan saat bisnis kamu sedang terpuruk.

Ya, itu tadi beberapa tips bisnis percetakan yang bisa kamu terapkan. Kamu bisa mengembangkan tips yang kami berikan atau kamu punya tips lainnya untuk dibagikan pada pembaca lain melalui kolom komentar, ya. Semoga bisnis kamu berjalan dengan lancar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top